<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8373502149862123013</id><updated>2011-08-21T09:54:19.011-07:00</updated><title type='text'>cara mengatasi komputer yang banyak virusnya</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://detectivecomputer.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8373502149862123013/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detectivecomputer.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>cara mengatasi komputer yang banyak virusnya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09333075461395368218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_wZUbJDSHoa8/TOu4YblvlyI/AAAAAAAAAAQ/7CTz1ED26Wk/S220/agu.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8373502149862123013.post-2519244156628822094</id><published>2010-11-23T04:33:00.000-08:00</published><updated>2010-11-23T04:33:00.954-08:00</updated><title type='text'>CARA MENGATASI KOMPUTER YANG TERKENA VIRUS</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://www.dedepurnama.com/2010/08/cara-mengatasi-komputer-yang-terkena.html"&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_QwhL9OJjUm4/TF-IiuYfNsI/AAAAAAAAAaI/XTYs1i_168Y/s1600/virus+komputer.jpeg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503267399817705154" src="http://3.bp.blogspot.com/_QwhL9OJjUm4/TF-IiuYfNsI/AAAAAAAAAaI/XTYs1i_168Y/s400/virus+komputer.jpeg" style="cursor: pointer; float: left; height: 101px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 116px;" /&gt;&lt;/a&gt;Benar!  Setelah saya teliti, dengan saksama dan dalam tempo yang   sesingkat-singkatnya, komputer saya positif mengidap virus.&amp;nbsp; Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk  mengatasi serangan virus, sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #ff6600; font-weight: bold;"&gt;Scan Komputer  dengan AntiVirus  yang Ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini saran klasik yang memuakkan!  Namun, memang harus dikatakan karena ini memang seperti suatu  SISDUR  standar. Scan komputer dengan program AntiVirus yang biasa kita gunakan.  Walau ini mungkin tindakan yang sia-sia tapi patut untuk dicoba. Jika  beruntung, siapa tahu AntiVirus kita dapat mengatasi masalah yang kita  hadapi. (Namun biasanya tidak!) Mengapa? Karena pada beberapa AntiVirus  yang bagus (pro) biasanya akan diperlengkapi dengan program  on access  scannner. Program tersebut berguna untuk mendeteksi saat suatu file  dijalankan. Apakah mengandung virus ataukah tidak. Jika filter on access  ini gagal, dapat dipastikan bahwa proses scanning program utamanya pun  akan gagal juga. Jadi, sia-sia bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya… kebetulan, anggap saja  kita telah melakukan scan dan ternyata AntiVirus tetap tidak menemukan  virus. Apa yang harus dilakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #ff6600; font-weight: bold;"&gt;Lakukan Update AntiVirus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lakukan  update AntiVirus yang  kita pakai. Baik secara  offline dengan  menginstal update via file  dari CD atau flashdisk ataupun secara online  via internet.  Meskipun tindakan ini sudah terlambat karena virus  telanjur menyerang, namun tidak ada salahnya dicoba. Terkadang teknik  seperti ini masih dapat membuahkan hasil. Seharusnya memang update kita  lakukan sebelum virus menyerang, tapi apa boleh buat nasi sudah menjadi  bubur. Komputer sudah telanjur terinfeksi. Ya… terpaksa tetap kita  kerjakan. Jika sampai fase ini ternyata kita beruntung, virus terdeteksi  dan berhasil dilumpuhkan, kita boleh bersyukur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun,  kebanyakan akan gagal. (Dari tadi rasanya kok bahasanya pesimis terus  ya? Tidak! Ini tidak pesimis, tapi mengungkapkan kenyataan yang umum  terjadi.) Mengapa? Karena virus biasanya akan melakukan proteksi dirinya  sendiri dengan menggagalkan proses update atau menutup program  AntiVirus yang kita pakai.  Bahkan jika perlu, jika pembuat virus  kebanyakan main game “GOD OF WAR, tentu tanpa basa-basi virus akan  menghapus program AntiVirus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #ff6600; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://f4hru.blogspot.com/2009/01/macam-macam-jenis-virus.html"&gt;Macam-Macam  Jenis Virus&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;/h3&gt;&lt;div class="postedby"&gt; &lt;div class="post-status"&gt; &lt;span class="post-author vcard"&gt; Diposkan oleh &lt;span class="fn"&gt;nina&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-timestamp"&gt; di &lt;a class="timestamp-link" href="http://f4hru.blogspot.com/2009/01/macam-macam-jenis-virus.html" rel="bookmark" title="permanent link"&gt;&lt;abbr class="published" title="2009-01-01T12:51:00+08:00"&gt;19.30&lt;/abbr&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;. &lt;span class="date-header"&gt;Selasa, 23 November 2010&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;span class="post-labels"&gt; Label: &lt;a href="http://f4hru.blogspot.com/search/label/Tutorial" rel="tag"&gt; Tutorial&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://f4hru.blogspot.com/search/label/Virus" rel="tag"&gt; Virus&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;   &lt;div class="post-body"&gt;&lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; Dalam pemakaian komputer, seringkali kita tidak menyadari  bahwa ada program yang dapat mengganggu kerja dari sistem komputer. Itu  yang dinamakan virus komputer.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Biasanya kita hanya bilang, &lt;em&gt;“Wah  komputerku jadi lemot, kenapa ya…”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Lha ini Jeleknya, biasanya  teman kita akan mengatakan,&lt;em&gt; “Instal ulang aja, pasti beres…”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hheeahhh…Beres dari Hongkong bagian mana tuh???!&lt;br /&gt;Nah agar tidak  sering menginstal ulang kita dapat melakukan pencegahan. tentu saja  sebelumnya kita harus tahu jenis virus yang menyerang komputer kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jenis-jenis Virus komputer :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Virus  Compiler, virus yang sudah di compile sehingga dapat dieksekusi  langsung. Ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer,  dan mengalami perkembangan pesat sekarang. Virs pertama ini sangatlah  sulit dibasmi karena dibuat dengan bahasa rendah, assembler. Memang  bahasa ini cocok untuk membuat virus namun sangatlah susah  menggunakannya. Keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir  seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak selalu dapat dilakukan oleh  virus jenis lain karena lebih terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Virus File, adalah  virus yang memanfaatkan file yang dapat diijalankan/dieksekusi secara  langsung. Biasanya file *.EXE atau *.COM. Tapi bisa juga menginfeksi  file *.SYS, *.DRV, *.BIN, *.OVL dan *.OVY. Jenis Virus ini dapat  berpindah dari satu media ke semua jenis media penyimpanan dan menyebar  dalam sebuah jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Virus Sistem, atau lebih dikenal  sebagai virus Boot. Kenapa begitu karena virus ini memanfaatkan  file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Sering  terdapat di disket/tempat penyimpanan tanpa sepengetahuan kita. Saat  akan menggunakan komputer(restart), maka virus ini akan menginfeksi  Master Boot Sector dan System Boot Sector jika disket yang terinfeksi  ada di drive disket/tempat penyimpanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Virus Boot Sector,  virus yang memanfaatkan hubungan antar komputer dan tempat penyimpanan  untuk penyebaran virus.Apabila pada boot sector terdapat suatu program  yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer  bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector  terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang  disket dan tabel partisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Virus Dropper, suatu program yang  dimodifikasi untuk menginstal sebuah virus komputer yang menjadi target  serangan. setelah terinstal, maka virus akan menyebar tetapi Dropper  tidak ikut menyebar. Dropper bisa berupa nama file seperti Readme.exe  atau melalui Command.com yang menjadi aktif ketika program berjalan.  Satu program Dropper bisa terdapat beberapa jenis Virus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Virus  Script/Batch, awalnya virus ini terkenal dengan nama virus batch  seperti yang dulu terdapat di file batch yang ada di DOS.Virus script  biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel  dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini  biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat  dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4  maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari  Microsoft Internet Explorer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Virus Macro, virus yang dibuat  dengan memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program  aplikasi seperti Ms Word, Ms Excel, Corel WordPerfect dan sebagainya.  Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang  ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.  Virus Polymorphic, dapat dikatakan virus cerdas karena virus dapat  mengubah strukturnya setelah melaksanakan tugas sehingga sulit dideteksi  oleh Antivirus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Virus Stealth, virus ini menggunakan cara  cerdik, yakni dengan memodifikasi struktur file untuk meyembunyikan kode  program tambahan di dalamnya. Kode ini memungkinkan virus ini dapat  menyembunyika diri. Semua jenis virus lain juga memanfaatkan kode ini.  Ukuran-ukuran file tidak berubah setelah virus menginfeksi file.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.  Virus Companion, virus jenis ini mencari file *.EXE untuk membuat  sebuah file *.COM dan menyalin untuk meletakkan virus. Alasannya, file  *.COM berjalan sebelum file *.EXE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Worm, ini adalah sebuah  program yang bersifat parasit karena dapat menduplikasi diri. Akan  tetapi, worm tidak menyerupai virus karena tidak menginfeksi program  komputer lainnya. Oleh karena itu, Worm tidak digolongkan ke dalam  virus. Mainframe adalah jenis komputer yang sering diserang Worm.  Penyebarannya pada komputer lainnya melalui jaringan. Dalam  perkembangannya Worm mengalami “mutasi genetik” sehingga selain membuat  suatu file baru, ia pun akan berusaha menempelkan dirinya sendiri ke  suatu file, ini biasa disebut virus Hybrid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Virus Hybrid,  virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat  masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contoh  virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.  Trojan horse, disebut juga kuda troya. Trojan Horse tidak menyebar  seperti yang lain. Karena itu, Trojan Horse tidak tergolong virus  walaupun karakteristiknya sama. Trojan menginfeksi komputer melalui file  yang kelihatannya tidak berbahaya dan biasanya justru tampaknya  melakukan sesuatu yang berguna. Namun akhirnya virus menjadi berbahaya,  misalnya melakukan format hardisk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah masih banyak lagi jenis  virus lainnya… Namun biasanya ketiga belas virus di ataslah yang paling  populer. Hehe..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-body"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: #ff6600; font-weight: bold;"&gt;Ganti dengan Program AntiVirus Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ya!  Jika AntiVirus standar kita gagal berfungsi atau mendeteksi virus,  mungkin ide yang baik, jika kita menginstal program AntiVirus lain yang  kita miliki. Meskipun terdengar lucu untuk dilakukan, tapi terkadang  dapat menyelesaikan masalah.  Pastikan kita telah mempunyai “stock”  program AntiVirus buatan luar negeri yang cukup banyak dikenal. Tindakan  ini bukannya untuk meleceh program AntiVirus lokal, tapi ini tindakan  preventif untuk memastikan keamanan saja. Mungkin jika semula, misalnya,  kita memakai McAffe, dapat kita ganti dengan AVG, atau Avira, atau  ClamWin, atau program AntiVirus lainnya.  Keluarkan semua AntiVirus luar  negeri yang ada dan kita miliki, baik&lt;br /&gt;yang berbayar ataupun yang  gratis. Terserah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #ff6600; font-weight: bold;"&gt;Memakai Removal Tools&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika tindakan scanning dengan  AntiVirus standar manca negara, tidak dapat menyelesaikan masalah,  saatnya melirik tool khusus removal virus.  Pada beberapa kasus, tool  removal ini dapat mendeteksi dan mematikan virus yang ada di memory.  Lalu melakukan proses perbaikan file yang bermasalah atau mungkin  menghapus file yang tidak dapat ditangani. Cari dan download sembarang  removal tools yang ada dari internet.  Lalu jalankan saja satu demi  satu. Ini terpaksa kita lakukan karena kita tidak tahu pasti virus apa  yang sedang menyerang. Jika beruntung, ada kemungkinan virus akan  terdeteksi dan dimatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #ff6600; font-weight: bold;"&gt;Memakai Scan Online&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika masih saja virus  tidak dapat dideteksi secara scan normal dan removal tools, alternatif  lain yang dapat dilakukan adalah memakai jasa  scanning online. Cara ini  adalah memanfaatkan scanning dari web via internet langsung ke komputer  kita.   Banyak jasa scan online ini bertebaran di internet. Tujuan kita   melakukan hal ini adalah untuk mencari tahu, virus apa yang sebenarnya  sedang menyerang komputer kita. Jika beruntung, kita akan segera tahu  virus apa yang sedang menyerang. Dengan mengetahui jenis yang menyerang,  tindakan yang dapat dilakukan untuk mencari obatnya tentu saja akan  jauh lebih mudah.   Jika sudah diketahui jenisnya, kita dapat mencari  penawarnya via searching google di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #ff6600; font-weight: bold;"&gt;Mencari AntiVirus  Lokal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika dengan scan online masih saja tidak membuahkan  hasil, saatnya mencari AntiVirus lokal. Virus yang menyerang mungkin  buatan lokal dan mungkin varian baru sehingga AntiVirus luar belum dapat  mendeteksinya. Banyak sekali AntiVirus lokal yang dapat dimanfaatkan.  Kumpulkan sebanyak yang kita mau dan coba install dan jalankan. Siapa  tahu virus malahan akan terdeteksi dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #ff6600; font-weight: bold;"&gt;Instal Ulang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika   dengan semua yang sudah kita lakukan masih saja virus tidak mau hilang,  mungkin pilihan terburuk harus kita lakukan. Kita harus melakukan  instal ulang sistem operasi Windows. Ini adalah pilihan terakhir dan  terburuk yang bisa kita lakukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://adf.ly/3YgJ" onclick="window.open('http://015dcbb6.linkbucks.com')" target="_blank"&gt;http://www.dedepurnama.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;http://f4hru.blogspot.com/2009/01/macam-macam-jenis-virus.html&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="reaction-buttons"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="star-ratings"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8373502149862123013-2519244156628822094?l=detectivecomputer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detectivecomputer.blogspot.com/feeds/2519244156628822094/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://detectivecomputer.blogspot.com/2010/11/cara-mengatasi-komputer-yang-terkena.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8373502149862123013/posts/default/2519244156628822094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8373502149862123013/posts/default/2519244156628822094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detectivecomputer.blogspot.com/2010/11/cara-mengatasi-komputer-yang-terkena.html' title='CARA MENGATASI KOMPUTER YANG TERKENA VIRUS'/><author><name>cara mengatasi komputer yang banyak virusnya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09333075461395368218</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_wZUbJDSHoa8/TOu4YblvlyI/AAAAAAAAAAQ/7CTz1ED26Wk/S220/agu.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_QwhL9OJjUm4/TF-IiuYfNsI/AAAAAAAAAaI/XTYs1i_168Y/s72-c/virus+komputer.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
